Saya (makin) Cinta PLN dong!




Saya Ijonk 913/SPA/2010, anggota STAPALA ke-913 yang hanya berkontribusi sekelumit saja dalam kepanitiaan Ekspedisi Elbrus STAPALA. Sebisanya saya membantu apa yang bisa saya bantu.

10 Agustus 2011
Kami rapat di posko 666 yang terletak di bilangan Kampus STAN Bintaro. Karena ini bulan ramadhan, kami memulai selepas sholat Tarawih dilaksanakan. Intinya rapat kali ini membahas tentang kekurangan 100juta, dan menetapkan Point of no return di tanggal 17 Agustus 2011. Ya, rapat ala STAPALA kayak gimana sih, selenge'an dan sebagainya. Di tengah rapat kami bercanda, berdoa ala orang gila semoga semua Proposal tembus. Haha.
Dan siang ini, saya dapat kabar gembira dari en-en 932...
Berikut runtutan smsnya:

932
"...
Eh, PLN tembus y kak? Dpt 50 jt?"


913
"Ha? Aku baru tau. Kamu tau darimana? Aku di kosan ini."

932
"Tadi si bekek nanya: PLN tembus 50 jt ya? *kira2 demikian
Ak jg gatau makanya tanya, hehe"


Belum sempat dibalas, dia mengirim sms berikutnya

932
"Iya kata bekek d update d fb twitter :D
elbrus bisaaaa :D"


913 (ngetik sambil jingkrak-jingkrak)
"Aiiih. Senangnyaaa. Saya cinta PLN deh. :-* :D"

932
"Wkwkwkwk.
Iyaaaaa :D
saya lgsung bayar listrik kost deh nanti
:D"


913 (makin jingkrak-jingkrak nggak jelas)
"Senangnyaaaa! :D
Hahahaha. Ya ampun. Jingkrak-jingkrak sendirian di kosan.
#malu"


932
"Wkwkwk.
Becandaannya kmaren bneran jd yak.
#kmaren pd ngarep proposal tembus smua, hhehhehe"


913
"Hahaha. Amiiin tembus semua. XD"

Saya makin CINTA PLN! :P
Muah! :-*
Category: 3 comments

Coro Warrior!


3 hewan yang saya berdoa tak pernah ada di sekitar saya.

1. KECOA



Demi TUHAN! Saya sangat tidak suka kecoa a.k.a Coro! Begitu liat gelagat makhluk ini hidup, rasanya langsung...
Apa ya namanya, heboh sendiri gitu. Panik! Antara geli sama jijik sama takut. Dan pasti selalu berujung dengan adegan lari mengambil sapu, kemudian dengan menyebutkan "Bismillah" saya membunuhnya dengan sadis.
Geli nggak sih liatnya, kinclong gitu sayapnya padahal nggak pernah mandi. Jalannya oleng kayak robot mabok tapi cepet banget. Hiiiiiiiiiiii...

2. AYAM JAGO



Kalo yang satu ini karena waktu kecil trauma dikejar-kejar ayam jago. Saya kelas 6 SD, masih imut dan lucu, dan papa saya yang punya ayam-jago-agak-gila-serta-galak. Beliau berniat memelihara ayam buat ngisi kegiatan, soalnya beliau udah pensiun pas itu. Yaudah. Jadilah kami pelihara ayam, ada jago, betina ama anaknya juga.
Jadi ceritanya begini...
Suatu sore yang sangat hangat. Izza kecil berniat memberi makan ayam yang lapar. Kemudian ternyata semua ayam sudah diberi makan kecuali si ayam jago tadi,
Bu'e: "Ati-ati. Pitike galak." (terjemahannya, "Hati-hati, ayamnya galak.")
Izza kecil: "Nggih, bu!"
Dasar nekat bawaan dari gen, masuklah saya. Satu lawan satu. Saya vs Ayam Jago. Saya bawa sapu, saya letakkan tidak jauh dari saya. Kemudian saya mencari tempat makan si ayam.
Singkat cerita saya nunduk ngasih makan. Si ayam mungkin mengetahui keadaan saya yang sedang lengah, langsung menuju ke arah saya dengan semua bulu tegak dan udah monyong siap mematuk.
Alhamdulillah ada pohon kecil di situ, jadi 'kami' 'main' 'kejar-kejaran' di dalam kandang yang lumayan gedhe.
Izza kecil: "Bu'eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!!!"
Tetangga saya keluar semua. Nggak nolongin ato apa, etapi malah ngliatin. Bujutttt!!!
Kemudian sempat berhenti sebentar, saya mengambil sapu saya dan mengacungkan ke ayam tadi. Berhenti dia. Tapi masih dalam posisi merasa terancam. Saya buru-buru keluar dari kandang dengan membanting makanan ayam yang saya bawa tadi. Lari jauh sampai teras rumah, kemudian berhenti. Kaki saya gemeteran, ada Ibu di situ etapi ngetawain. Lari lah saya ke pelukan ibu. Nangis. hehe.

3. TAWON (bukan lebah)



Ini namanya tawon kemit. Seumur hidup seingat saya, nggak pernah sekalipun saya disengat tawon. Na'udzubillah...
Nah, karen ditakut-takuti katanya sakit banget lah, rasanya 'nggerung-nggerung' lah, itu menimbulkan sugesti tersendiri bahwa tawon ini hewan mengerikan.
Tidak jarang saya kelepasan latah, "Kucing!!!" atau mungkin lari dengan menyebut-nyebut "Agresi militer! Agresi militer!" jika mulai mendengar dengung si Tawon ini, apalagi melihatnya. Astaghfirullah...
Category: 3 comments

Moment


"Mbak Izza kemana aja? Ini majalah terakhir mbak Izza lho, malah jarang muncul." Kata Ipeh saat bertemu dengan saya di jalan.
"Kamu kemana aja?" sms Comel di hape saya semalam.
Entahlah saya lupa saya menghilang kemana.

Setelah menyesal hampir setengah tahun lebih saya tidak mengenal kelas saya, mungkin ini saatnya 'balas dendam'. Saya merasa semakin dekat dengan mereka justru di saat kami hampir berpisah. Sedari makrab, rasanya ada dorongan tersendiri dari diri saya. Tidak tahu, hanya rasanya saja. Semakin berat merelakan waktu kami berlalu...

Jogging dengan porsi aneh hampir berlanjut 3 hari berturut-turut.
Saya, Sando, Uzi, Gugun, Ryan, dan Dharma. Hari pertama jogging.
Sando: "Selama tiga tahun di sini, apa yang belum kesampean?"
Saya bilang, saya ingin ke Ragusa sedari tingkat 1. Tapi nggak pernah jadi.
Kemudian Sanda bilang kalo dia ingin menghadiri Indonesia Open, tapi selalu gagal untuk 3 tahun ini.

Siapa sangka setelah saya iseng-iseng posting di FB, ada tanggapan lebih lanjut untuk 'bolang' ke Ragusa. Saya sangat senang. Bahkan saat berjalan kaki menuju tempat itu, saya tidak bisa menyembunyikan senyum saya. Sekejap memang kami di Ragusa, kemudian ke Istiqlal, dan ke Monas.
Ini juga kali pertama saya diboyong ke Monas dengan Bajaj. Senang sekali.

Lebih ke terharu sih. Saya yang iseng pengen ke Ragusa, dan kalian yang terlibat semua. Kepanasan, pegel, uang habis, apapun itu, terima kasih. (Teh Inten, Anggun, Sando, Uzi, Andy, Gugun, Dio, Rizki, Surya, Harvindra, Dedi dan temannya.)

Sedangkan di lingkaran saya, Iko dan Ni'un. Yang penting ngumpul. Makan bakso di PJMI, nonton film nggak jelas di bioskop. Ah, apapaan ini. Kalian nggak ikut saya ke Ragusa.

Tidak begitu 'wah' dengan perjalanan ini. Tidak seperti naik gunung dan pengalaman 'bergengsi' lainnya. Tapi senang saat menjalaninya.

"memories, that's unaffordable when you lose it...
the moment i do mean." hasil ngobrol sama bowas.
Category: 4 comments

S-I-F-O-N

Pulang dari ujian AK(ampret)AK, saya singgah makan ditemani si ragil tulus. Ngobrol nggak jelas bahas jambak-jambakan antara iko dan saya semalem yang tiba-tiba melibatkan dia, ganesha (APA?! Ganesha!!!), dan Sando.
Selesai makan saya langsung pulang, mampir sebentar di depan tipi. Ada dian lagi belajar BUDNUS. Trus tiba-tiba jadi inget notes si ni'un di FB. Judulnya 'S-I-F-O-N'
Saya udah tiga kali baca, tapi tetep aja ngakak. Apalagi kalo bayangin ini bocah yang cerita. XD

Ini ni notesnya...
Selamat membaca...


S-I-F-O-N

Kalau teringat kata ini, rasa-rasanya masih ingin ketawa bahkan ngakak guling-guling di kasur..

Ceritanya adalah sebagai berikut..

Hari aku dan temen2 seangkatan UAS mata kuliah Budaya Nusantara (budnus). Hoohoo..temen-temen sih ngomongnya ini mata kuliah hiburan..Aku juga setuju kok dengan pernyataan itu. Dgn belajar budaya nusantara, kita bisa mengenali budaya Indonesia dan selanjutnya dapat mencintai serta melestarikannya..:)

Karena ujiannya jam 2 siang, aku baru mulai belajar waktu pagi.Oiya, untuk UAS kali ini materinya budaya Jawa, Sunda, Madura, Bali, Dayak, Banjar, Minahasa, Maluku, Makasar, Bugis, Toraja, Mandar, Timor, Flores,dan Irian (hampir se-Indonesia Raya lah pokoknya). Oiya, ada materi ttg sejarah Garuda Pancasila.Tapi jangan dibayangkan kalau aku belajarnya dengan membaca buku yang tebal. Tidak..itu salah besar. Aku hanya belajar dari fotocopyan catetan temen yang diajar oleh dosko (yang ternyata catatannya temen sekelas waktu tingkat satu). Belajar budaya nusantara itu seru, serasa membaca buku cerita bahkan dongeng (dongeng Sri Sadhana, Watugunung, La Ligo dan masih banyak lagi)

Tapi susahnya, belajar budnus itu banyak istilah yang aneh-aneh, maklumlah bahasa daerah dari berbagai macam suku. Nah,,waktu baca budaya Flores ternyata ada istilah budaya SIFON. Aku belum pernah mendengar istilah ini. Rencananya sih mau cari di google. Tapi lagi males ngetik di laptop. Yaudahlah carinya nanti aja, setelah mandi.

Tapi, malang tak bisa ditolak, untung tak bisa diraih, ternyata setelah selesai mandi, listrik mati. Dan bencana ini terjadi lebih dari satu jam. "-_____-

Hari semakin siang, kepala sudah terasa penuh, perut kenyang, listrik mati pula dan aku pun mengantuk. Mau baca materi lagi malah tambah ngantuk (isinya dongeng-dongeng). Akhirnya jam 12 siang aku pun tidur siang. Baru berapa menit memejamkan mata, HP bergetar,,
Hmmm....siapa sih ini sms, orang baru mau tidur juga??
Ternyata sms dari Iko.."Un, lu tau gak Sifon apaan? Bingung gw, udah cari ke mana-mana gak nemu..." (intinya kayak gitulah)
Aku berpikir, "ini orang ngapain sih, jam segini cari sifon? kurang kerjaan deh..udah ah nanti aja bales smsnya..."
Dan aku pun melanjutkan tidur siang.Jam 12.50, aku pun bangun. Sebelum sholat, balas sms dari Iko dulu."Sgb..kyak bolu biasa deh, tapi dia teksturnya ga gitu padat,,"
Dan aku pun sholat..
Setelah sholat, ternyata si Iko sms lagi.."bahaha,,maksud gw bukan sifon yang itu..tapi sifon budaya dari Flores"..
Hwaahhahaha...oh, ternyata...Kok aku mikirnya kue ya? pakai cara analisis tekstur segala pula,,,
"-______-
Parah,,,kok mau ujian budnus, isi kepalaku malahan makanan sih??ckckckck


Pulang ujian, aku ketemu si nenek Ijong dan Tante Iko sedang nongkrong di depan kantor Sekre. Katanya sih menunggu surat keterangan mahasiswa. Yaudahlah, aku ikutan mereka aja..Nah, dibahas lagilah masalah SIFON..
Ternyata si tante juga mengirim sms pertanyaan ttg sifon kepada nenek..
Dan ternyata...tereeeeeeng..si nenek menjawab kalu sifon adalah KAIN..
wahahahaha.....

Duuuuhhh,,,SIFON,,,sebuah istilah dengan beragam wujud dan makna...NB: untuk keterangan tentang SIFON yang ditanyain oleh tante (versi NTT) klik saja link berikut ini..
http://flobamora.org/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=13"
Category: 0 comments

Jarkom

Kalian tau apa itu jarkom?
Pertama kali membaca kata itu adalah saat saya masih berstatus mahasiswa Universitas Airlangga. Tidak mengerti apa singkatannya, tapi yang jelas itu adalah salah satu media penyampaian informasi.
Belakangan setelah saya resmi menjadi mahasiswa STAN, barulah saya tahu bahwa jarkom merupakan kependekan dari Jaringan Komunikasi.

Di STAN ini ada berbagai macam jarkom, bung. Yang paling unik dari jarkom kami? Jarkom batal kuliah.

Ini adalah beberapa contoh jarkom yang beredar di kelas saya.

3U Akuntansi Pemerintahan 2010/2011, Ketua Kelas: Depe.

Jarkom malam hari menjelang kuliah terakhir kami.
"Jarkom 3u
>besok (rabu) kita kuliah akak jam 2 siang, di L204
:')"


Keesokan harinya ketika tiba-tiba kuliah dibatalkan...
"Send to all
Kwanku yg indah,
seindah bunga mawar merah merekah di taman itu,

Hari ini tidak ada kuliah akak..
Artinya,
Alhamdulillah, sudah slesai pula kuliah kita di D3 akuntansi stan. Sukses UAS + kompre, berikan yg terbaik untuk org2 yg kita sayangi..
Semangat melangkah dan melaju!
love u all.. :')"


Unyu bukan? lengkap dengan emoticon nangisnya.

Saya kira jarkom-jarkom tersebut sudah cukup fantastis. Tapi coba lihat jarkom yang saya terima pagi ini...
"Jarkom 3u
lagi kesepian?
Btuh refreshing?
mo mkn es krim dg nuansa brbda?
Yo ikutn, 3u mncari RAGUSA
today, Kmpul @harmoni;jam stgh 11
Konfirm: Izati +628999******"


Haha!
Saya geli lihat jarkomnya, terus gatel tangan saya mau bales.
"Hakakakakakak! Jarkomnya unyu, pak!"
Berikutnya sms salah satu teman saya datang...
"Ebuset dah, jarkom darma kayak iklan2 hotline tante2 di koran itu."

Ahahahaha!
Bakalan kangen jarkom-jarkom gitu deh.

Itu jarkom kami, apa jarkom kamu?
Category: 7 comments